5000 gambar awan
bergerak lambat
di kelopak mataku
nyata buaram tergores sendu
tulisan rintik-rintik hujan
mengguyur sepi
di atas buyut
uarat-urat pegal
menemani lembek dakian tebing
lapangan luas diatas langkah
terkepung karet
menghujam gerak
kata orang
itu tempat tenang !
yang di penuhi tanah kuning
habis galian
gak tahu untuk siapa........?
buyut namanya
beberapa meter
dari pangkalan singgah
yang tajam gerak liku jalan
menanti tiba sang darah
menyala menincar nyawa !
Minggu, 22 Februari 2009
Selasa, 03 Februari 2009
Batu Khayal

Telah kutemukan nyawa arti
dari goyahnya pekik yang beriak
berlari dari dari perkataan
sembunyi dalam semua
kubuka cahaya nyawa berkejar-kejar!!!!!!!!!!
Telah kutemukan arti kaku
dari bibir yang berkata
bergetar ria dengan kuasa
kaku telah terbelakang arti telah terang
Ah.....sungguh susah mengembara
Ala hasil kudapatkan juga......
Telah kutemukan batu khayal
kumasuki goa pikir yang tak berarah
kujelajahi nyawa penyesuaian
kuambil nyawa khayalan
dari batu kericuan
Telah kutemukan jaminan arti
semua telah matang
jalan pikiranpun terjalin terang
dari hasyratpun senang dan riang
tak akan mungkin berpaling dari jalan......
semua yang kekang sudah tenang
Minggu, 18 Januari 2009
Malam Pertama

Dari lirik mutiara tertuju bening yang berkilau
tersaring kata dan langkah
tahap menerobos jalinan rasa
perkara-perkarapun saksi dari kejadian
tentang terhimpunnya cinta
Kita berawal..........
rasa suka dalam keluguan
jalan yang terlewat sangat terang
lintasan suci berhalang rintang dalam jarak
kerapnya aku membangun benteng untukmu
Kau , aku setuju...........
langkah tanpa gegabah kita nikah
dari sejarah lalu kita buka tirai baru
sejarah tak terlupakan
Malam pertama..........
hanya suara kau dan aku
dan sepi mengintai rahasia
dari tabu dan misteri sanggama
dalam rayuan , bercengkerama bercanda gurau
kubujuk dan kucumbu
Aku menimbang keselarasan
tuk mendapatkan keserasian
dari engkau kau ku bergaul dan
bercinta tuk jadikan sejarah
Kuberikan engkau ekpresi cinta yang tinggi dan
disitupun kutemukan fisik dan emosi secara total
hingga rangsangan keluar
sampai mencapai hajat yang larut
Kamis, 25 Desember 2008
JALAN BELAKANG
Mimpi tuk mengarungi kembali kebelakang
tuk mengulang kehari yang lalu
penuh dengan rasa damai
Datang tanpa di undang
mimpi tuk kebelakang
penuh harap,penuh rasa,penuh......
Adakah jalan roda......
tuk memutar kenyataan hina
demi kehormatan dari noda dunia
Meraba kata tuk temukan jalan roda
diatas trotoar berdiri indah
hingga lalu berubah tanah
Hampa kata tuk bicara
kembali indah
Hanya rasa penuh mimpi..
tuk mengulang kehari yang lalu
penuh dengan rasa damai
Datang tanpa di undang
mimpi tuk kebelakang
penuh harap,penuh rasa,penuh......
Adakah jalan roda......
tuk memutar kenyataan hina
demi kehormatan dari noda dunia
Meraba kata tuk temukan jalan roda
diatas trotoar berdiri indah
hingga lalu berubah tanah
Hampa kata tuk bicara
kembali indah
Hanya rasa penuh mimpi..
Minggu, 26 Oktober 2008
Bila Saatnya
Ketika malam bulan tertidur
tak ada terang yang mengalir
dari dingin menarpa deras
suara angin bernyanyi dalam teriakan nafas
menuju semak dalam kerapuan
rasapun layu dalam kekakuan.
Bulan yang lelap menangis dengan air kristal
basahi dunia dari tetesan kemuliaan
benihpun mengalir menjadi nyawa
dari kerapuan yang tetap menanti
kapan pergi
tak ada terang yang mengalir
dari dingin menarpa deras
suara angin bernyanyi dalam teriakan nafas
menuju semak dalam kerapuan
rasapun layu dalam kekakuan.
Bulan yang lelap menangis dengan air kristal
basahi dunia dari tetesan kemuliaan
benihpun mengalir menjadi nyawa
dari kerapuan yang tetap menanti
kapan pergi
Minggu, 21 September 2008
DI KAMAR PAHLAWAN

derik-derik cangkrik mendekap
dikamar pahlawan
tugu putih menari-nari
dalam atma sang pahlawan
atma ini terselubung dalam kabut
yang menyela dalam kalbu
mata pergi di jajaran kamar pahlawan
senyap berderik cangkrik
langkah putaran dengan resao angin
sejenak langkah lelah
singga di era mimpi...........!!!!
sepanjang jalan roh pepohonan menari
Sabtu, 13 September 2008
Aneh aku
Ketika air mata
tertutup rapat
dalam hati ini teriris tajam
Kotak kehidupan
membawa aku
dalam menujuh kearah yang aneh
Ikan diatas dadu
Bermain anak menaruh kutu
tikus mengalahkan sapi yang berekor babi
Dalam panggung aku bergadang
disiang hari hingga diujung waktu
tertutup rapat
dalam hati ini teriris tajam
Kotak kehidupan
membawa aku
dalam menujuh kearah yang aneh
Ikan diatas dadu
Bermain anak menaruh kutu
tikus mengalahkan sapi yang berekor babi
Dalam panggung aku bergadang
disiang hari hingga diujung waktu
Langganan:
Postingan (Atom)